Dolok Tolong - Jarak dan waktu kini bukan lagi penghalang bagi warga di pelosok desa untuk mendapatkan kepastian hukum kependudukan tepat di hari spesial mereka.
Komitmen ini dibuktikan nyata oleh tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dairi yang menembus batas ruang perkantoran untuk hadir langsung memberikan layanan di tengah masyarakat Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul.
Momen bersejarah dialami pasangan Nicho Banjarnahor dan Marta Sagala yang melangsungkan pernikahan di Gereja GSPDI Filadelfia, Kamis (15/01).
Begitu prosesi pemberkatan nikah yang dipimpin oleh Pdt. Josua Banjarnahor,
S.Thusai, petugas Dukcapil telah siap di lokasi untuk memastikan status kependudukan pasangan ini resmi tercatat di mata negara secara instan.
Dalam aksi jemput bola ini, petugas TPDK Dukcapil Kecamatan Sumbul, Sriana Purba, SH, didampingi rekan kerjanya, Jois Situmorang, Staf TPDK Kecamatan Pegagan Hilir, menyerahkan paket dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) yang lengkap.
Selain Akta Pernikahan yang menjadi bukti sah perkawinan, Nicho dan Marta juga langsung menerima Kartu Keluarga (KK) dengan status baru sebagai pasangan suami-istri (kawin tercatat) serta KTP-el yang data identitasnya telah diperbarui.
Sriana Purba menuturkan bahwa kehadiran mereka di lokasi pernikahan adalah bagian dari misi besar instansinya untuk memberikan pelayanan prima yang membahagiakan masyarakat.
Kami secara konsisten bergerak di wilayah Kecamatan Sumbul agar setiap warga dapat merasakan kemudahan dan kecepatan layanan Dukcapil tanpa perlu repot lagi.
Harapan kami, masyarakat merasa terbantu karena tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk mengurus dokumen ke kantor dinas; kami yang datang menyerahkannya langsung, ujar Sriana dengan penuh semangat.
Sinergi antara petugas TPDK Sumbul dan Pegagan Hilir dalam kegiatan ini juga memperlihatkan solidaritas antar-petugas dalam menyukseskan visi misi Bupati Dairi.
Inovasi penyerahan dokumen di rumah ibadah ini telah menjadi standar baru pelayanan publik yang efektif, transparan, dan sangat memudahkan warga.
Dengan tuntasnya pengurusan dokumen di lokasi pernikahan, pasangan Nicho dan Marta kini dapat memulai lembaran baru rumah tangga mereka dengan tenang, tanpa ada lagi beban administrasi kependudukan yang tertunda.