Parbuluan IV - Tangisan bayi di ruang persalinan kini tak lagi sekadar menjadi awal kehidupan baru, melainkan juga dimulainya kepastian identitas kependudukan tanpa tunda.
Di Puskesmas Sigalingging, momen kepulangan ibu dan bayi terasa semakin istimewa karena didampingi dengan dokumen kependudukan yang sudah tuntas diproses.
Rabu (04/03), tiga keluarga secara resmi membawa pulang kado negara berupa Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) terbaru sebagai anggota masyarakat Dairi yang sah secara hukum.
Layanan terintegrasi ini merupakan bukti nyata efektivitas kolaborasi antara Puskesmas dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dairi yang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima hingga ke tingkat faskes.
Kepala Puskesmas Sigalingging, Risdawani Sinaga, SKM, MM, melalui stafnya Desy Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk perlindungan hak anak sejak dini.
Setiap kelahiran di Puskesmas Sigalingging adalah prioritas kami. Kami berupaya agar setiap ibu yang bersalin di sini bisa pulang dengan tenang tanpa harus memikirkan lagi urusan administrasi ke kantor dinas.
Ini adalah wujud kolaborasi kami dengan Dukcapil Dairi untuk memenuhi hak sipil warga secara langsung dan cepat, ujar Desy sembari menyerahkan dokumen kepada para orang tua.
Kebahagiaan ini dirasakan langsung oleh tiga keluarga yang berasal dari wilayah Parbuluan. Pasangan Janti M. Lumban Gaol dan Elida Saing dari Desa Parbuluan III tampak penuh haru saat menerima akta kelahiran putra mereka, Jhonatan Lumban Gaol.
Sukacita serupa juga terpancar dari pasangan Lammiduk Sinaga dan Poslita Marbun asal Desa Parbuluan VI yang menyambut kehadiran Axel Bangkit Sinaga sebagai anggota baru dalam keluarga mereka.
Tak ketinggalan, pasangan Saor Sinaga dan Reni Mila Ivana Padang dari Desa Parbuluan II kini telah memiliki dokumen resmi untuk buah hati tercinta, Arga Mora Sinaga, yang diselesaikan tepat saat mereka bersiap untuk kembali ke rumah.
Kepala Dinas Dukcapil Dairi, Dr. Deddy Situmorang, SE,
M.Si, memberikan apresiasi tinggi atas keseriusan tim Puskesmas Sigalingging dalam menjalankan program ini. Ia mencatat bahwa sinergi ini telah dibangun secara konsisten sejak akhir tahun 2020 untuk memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat.
Kami sangat mengapresiasi kerja keras Puskesmas Sigalingging. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau mengantre di kantor Dukcapil untuk mendapatkan identitas anak.
Cukup di Puskesmas, dokumen langsung terbit pasca-persalinan. Inilah pelayanan yang benar-benar mempermudah dan membahagiakan warga, ungkap Dr. Deddy dengan senyum bangga.