Doloksanggul â Dalam upaya memperluas cakrawala berpikir mahasiswa mengenai peran strategis data kependudukan dalam dunia medis, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dairi, Dr. Deddy Dharma Putra Situmorang, S.E.,
M.Si.  hadir menjadi narasumber utama dalam kuliah umum di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru, Bukit Inspirasi, Sipalakki, Doloksanggul, Senin (13/04).
Mengangkat topik sentral Integrasi Digital Kependudukan dalam Bidang Kesehatan, Dr. Deddy Situmorang membedah bagaimana transformasi birokrasi digital menjadi kunci efektivitas pelayanan kesehatan masa depan di hadapan ratusan mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Acara ilmiah yang berlangsung di Aula STIKes Kesehatan Baru ini dibuka langsung oleh Ketua STIKes Kesehatan Baru, Bdn. Nova SN Siregar, SKM, S.Keb, M.Kes, dengan didampingi jajaran Ketua Program Studi mulai dari S1 Administrasi Rumah Sakit, D-III Keperawatan, hingga D-III Kebidanan.
Dalam sambutan hangatnya, Bdn. Nova SN Siregar mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Kadis Dukcapil Dairi berbagi pengalaman praktis di dunia pemerintahan kepada para calon tenaga kesehatan.
Ia menekankan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester, dan kali ini menjadi momentum perdana di tahun 2026 yang diharapkan mampu memicu semangat inovasi bagi seluruh civitas akademika.
Lebih lanjut, Ketua STIKes Kesehatan Baru menjelaskan bahwa institusi yang dipimpinnya memiliki visi besar untuk mencetak tenaga kesehatan yang berkarakter luhur sesuai ciri khas bona pasogit demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menanggapi visi tersebut, Dr. Deddy Situmorang dalam paparannya menegaskan bahwa Kabupaten Dairi telah lama mempraktikkan integrasi digital kependudukan, tepatnya sejak tahun 2020 melalui kolaborasi erat antara Dinas Dukcapil dengan Dinas Kesehatan, RSUD Sidikalang, serta seluruh Puskesmas se-Kabupaten Dairi. Integrasi ini diwujudkan melalui kemudahan penerbitan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) bagi ibu yang baru saja bersalin, sehingga mereka dapat langsung memperoleh Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) terbaru secara otomatis.
Untuk membantu warga sekaligus mempercepat penerbitan identitas pasca bersalin, pelayanan ini kami pastikan berjalan lancar dengan memanfaatkan aplikasi Perkebbas. Anak yang baru lahir akan langsung mendapatkan status hukumnya tanpa perlu orang tua bersusah payah datang ke kantor Dukcapil, ujar Dr. Deddy Situmorang dengan lugas di hadapan para mahasiswa.
Dr. Deddy juga menambahkan bahwa aplikasi Perkebbas, yang merupakan kependudukan berbasis online, telah membuktikan keunggulannya dengan menyabet Juara I Lomba Inovasi Daerah tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2021 dan Juara I tingkat Kabupaten Dairi tahun 2023, bahkan di tahun 2025 sukses menembus jajaran finalis Top Inovasi KIPP di bawah naungan Kementerian PANRB.
Tak hanya Perkebbas, Dr. Deddy juga memperkenalkan inovasi Jempol Siturang atau Jemput Bola Adminduk Siap Turun Langsung yang konsisten menyasar warga rentan dan desa terpencil. Inovasi yang meraih Juara III Lomba Inovasi Daerah tingkat Provinsi Sumut tahun 2024 ini juga telah diakui secara nasional sebagai finalis Top Inovasi KIPP tahun 2025.
Kuliah umum yang dipandu secara dinamis oleh Moderator Bidan Helprida Sihite, S.Kem, MKM ini diakhiri dengan pesan motivasi agar para mahasiswa sebagai calon pelayan kesehatan di masa depan senantiasa melek teknologi dan menjaga akurasi data kependudukan demi terciptanya pelayanan publik yang prima, transparan, dan tanpa diskriminasi.