Silahisabungan - Sesaat setelah lonceng gereja berhenti berdentang tanda usainya prosesi pemberkatan nikah, sebuah kejutan administratif menanti di depan altar.
Di tengah suasana penuh bahagia, negara hadir memberikan kado spesial berupa legalitas hukum yang tuntas seketika, tanpa perlu menunggu hari berganti.
Momen istimewa ini dialami oleh pasangan pengantin baru, Markonius Simanjorang dan Ronauli Situngkir, yang melangsungkan pernikahan di Gereja HKBP Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Rabu (07/01).
Pasangan ini resmi mengantongi Akta Pernikahan tepat setelah menerima pemberkatan nikah dari Pendeta Dian Paulus H.N. Tambunan,
S.Th.Penyerahan dokumen ini merupakan bagian dari aksi nyata tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Dairi untuk memastikan setiap peristiwa kependudukan tercatat dengan cepat dan tepat.
Erawida Simaibang, petugas Dukcapil Dairi yang bertugas di Kantor Camat Silahisabungan, hadir langsung di tengah jemaat untuk menyerahkan dokumen tersebut.
Selain menyediakan pelayanan Adminduk di kantor camat, kami juga gencar melaksanakan pelayanan Jemput Bola seperti hari ini.
Kami ingin menghadirkan pelayanan penyerahan akta pernikahan langsung di gereja agar warga tidak perlu lagi repot mengurusnya secara manual setelah acara usai, jelas Erawida sesaat setelah menyerahkan dokumen kepada kedua mempelai.
Keberhasilan inovasi ini tidak lepas dari kolaborasi yang harmonis antara Dinas Dukcapil Dairi, pihak gereja, serta pemerintah desa di seluruh Kecamatan Silahisabungan.
Kerja sama lintas sektor ini bertujuan untuk memangkas birokrasi dan mendekatkan negara kepada masyarakatnya.
Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima yang membahagiakan masyarakat. Melalui layanan langsung seperti ini, diharapkan warga dapat merasakan kehadiran pemerintah yang proaktif.
Tidak ada lagi jarak antara petugas dan masyarakat, semua demi kemudahan urusan kependudukan warga Dairi, tambah Erawida dengan penuh semangat.
Dengan diterimanya Akta Pernikahan ini, Markonius dan Ronauli kini dapat memulai perjalanan rumah tangga mereka dengan tenang, tanpa ada lagi tanggungan administrasi kependudukan yang tertunda.
Inovasi Jemput Bola di Kecamatan Silahisabungan ini terus menjadi bukti bahwa pelayanan publik di Kabupaten Dairi kini semakin gesit, dekat, dan tulus melayani.