Dairi - Era baru pelayanan publik di Kabupaten Dairi kini semakin memanjakan masyarakat.
Tak perlu lagi menunggu berhari-hari atau bolak-balik ke kantor dinas, kini setiap ibu yang baru saja bersalin di Puskesmas se-Kabupaten Dairi dapat langsung membawa pulang Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) baru bagi sang buah hati.
Transformasi ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Dairi dengan jajaran faskes di tingkat kecamatan. Melalui integrasi ini, negara hadir memberikan kado identitas tepat di saat momen kebahagiaan keluarga baru saja dimulai.
Kepala Dinas Dukcapil Dairi, Dr. Deddy Situmorang, SE,
M.Si, menjelaskan bahwa kecepatan layanan ini didorong oleh aplikasi Perkebbas (Pelayanan Adminduk Berbasis Online). Dengan sistem ini, berkas fisik tidak lagi perlu dikirim secara manual ke kantor Dukcapil.
Seluruh berkas persyaratan diunggah melalui aplikasi oleh operator di Puskesmas, lalu diverifikasi secara real-time oleh petugas kami di Dukcapil. Hasilnya? Dokumen bisa langsung diunduh dan dicetak di lokasi Puskesmas. Inilah kepraktisan yang sesungguhnya masyarakat cukup fokus pada kesehatan ibu dan bayi, urusan administrasi biar kami yang tuntaskan, ujar Dr. Deddy saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (05/02).
Kemudahan akses dokumen kependudukan ini dirasakan merata oleh keluarga di berbagai kecamatan. Di Puskesmas Sigalingging, petugas medis Desi Tarigan menyerahkan dokumen resmi kepada tiga keluarga asal Kecamatan Parbuluan yang baru saja menyambut kehadiran anggota keluarga baru.
Mereka adalah pasangan Suhendra Sagala dan Desi Agriani Marbun dari Desa Parbuluan IV yang menyambut putri mereka, Naura Arsyla Sagala.Kebahagiaan serupa menyelimuti keluarga Thistoneris Sinaga dan Lam Sinar Srisinta Silaban dari Desa Parbuluan VI atas kelahiran Aretheliah Sri Rahel Sinaga, serta keluarga Nasib Hutagalung dan Ayu Sarina Sihotang dari Desa Parbuluan III yang kini telah mengantongi akta untuk putri mereka, Felicia Bella Hutagalung.
Kecanggihan layanan ini juga merambah hingga Kecamatan Silima Pungga-Pungga melalui Puskesmas Bakal Gajah. Tiga keluarga tampak sumringah saat menerima dokumen legalitas anak mereka sebelum pulang. Pasangan Koncu Sinurat dan Murni Wati dari Desa Lae Rambong kini resmi mencatatkan kelahiran Regina Sinurat.
Sementara itu, keluarga Togap Alex Butarbutar dan Lediafrianti Oppusunggu dari Desa Lae Ambat menyambut Alvaro Arsenio Butarbutar, dan keluarga Henricus Hangoluan H Simbolon bersama Endang Susila M Situmorang dari Desa Lae Rambong turut menerima akta untuk putra mereka, Christoper Simbolon.
Kemudahan serupa juga dirasakan di wilayah lainnya. Di Puskesmas Sopo Butar, pasangan Rimbun Munte dan Alimah M. Lumbanbatu dari Desa Lae Haporas, Siempat Nempu Hilir, sukses membawa pulang Akta Kelahiran untuk putra mereka, Vincensius Munte.
Sementara itu, di ujung wilayah Kecamatan Tanah Pinem, tepatnya di Puskesmas Kutabuluh, pasangan Jani Klinten Pinem dan Mifa Afrilyana Br Brasa juga menerima Akta Kelahiran untuk putri kecil mereka, Jesslyn Pinem.
Hadirnya layanan terintegrasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi terus berupaya memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran.
Dengan dokumen yang sudah di tangan sejak dini, hak-hak dasar anak seperti akses layanan kesehatan dan jaminan sosial di masa depan kini telah terjamin sejak hari pertama kelahiran.